:

Jawa Timur Pertahankan Juara Umum LKS Nasional Empat Tahun Berturut-turut

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SURABAYA I MaduraNetwork.id - Kontingen Jawa Timur kembali menorehkan prestasi pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. Dengan raihan 30 medali, provinsi ini berhasil mempertahankan gelar juara umum untuk empat tahun berturut-turut, sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan pendidikan vokasi yang kompetitif di Indonesia.

 

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kontingen LKS Dikmen Nasional 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (1/8/2026), dan menyerahkan penghargaan kepada para guru pendamping, pembina, serta tim pemenangan yang dinilai berperan penting dalam keberhasilan tersebut.

 

Pada LKS Dikmen Tingkat Nasional yang berlangsung di Kota Depok, Jawa Barat, kontingen Jawa Timur mengumpulkan total 30 medali, terdiri atas 18 medali emas, tujuh medali perak, dan lima medali perunggu. Sebanyak 45 siswa mewakili Jawa Timur dalam kompetisi yang mempertemukan peserta didik sekolah menengah kejuruan dari seluruh Indonesia.

 

Piala juara umum diterima Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, pada acara penutupan LKS Dikmen Tingkat Nasional, Jumat (31/7/2026).

 

Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan, capaian tersebut merupakan indikator keseriusan pemerintah daerah dalam membangun kualitas pendidikan, khususnya pendidikan vokasi yang berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan dunia kerja.

 

"Mudah-mudahan prestasi ini menjadi referensi dan bukti keseriusan kita dalam membangun pendidikan di Jawa Timur. Semoga capaian ini semakin memotivasi seluruh siswa untuk terus berprestasi, berinovasi, dan membawa nama baik Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional," ujar Khofifah.

 

Selain memberikan penghargaan kepada guru pendamping dan pembina, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, atas dedikasi dan komitmennya dalam memperkuat pendidikan vokasi yang dinilai berkontribusi terhadap keberhasilan kontingen.

 

Aries mengatakan, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Menurut dia, prestasi tersebut tidak hanya lahir dari kemampuan para siswa, tetapi juga didukung pembinaan yang berkelanjutan di sekolah serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri.

 

"Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan vokasi di Jawa Timur, mulai dari siswa, guru pembimbing, kepala sekolah, dunia usaha dan dunia industri, hingga dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kami akan terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi agar mampu mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global," kata Aries.

 

Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah Tingkat Nasional merupakan agenda tahunan untuk mengukur kemampuan peserta didik sekolah menengah kejuruan dalam berbagai bidang keahlian. Hasil kompetisi juga menjadi tolok ukur kualitas pembinaan pendidikan vokasi di setiap provinsi.

 

Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum selama empat tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi Jawa Timur dalam membangun sistem pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi, inovasi, dan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja. Capaian tersebut diharapkan menjadi modal bagi penguatan daya saing sumber daya manusia Jawa Timur di tingkat nasional maupun global. (Jatim Newsroom).

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *