Jawa Timur Pertahankan Juara Umum LKS Nasional Empat Tahun Berturut-turut
- Rusli Djunaidi
- 03 Aug, 2026
SURABAYA I MaduraNetwork.id - Kontingen Jawa Timur kembali menorehkan prestasi pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. Dengan raihan 30 medali, provinsi ini berhasil mempertahankan gelar juara umum untuk empat tahun berturut-turut, sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan pendidikan vokasi yang kompetitif di Indonesia.
Prestasi tersebut mendapat
apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah
Indar Parawansa menerima kontingen LKS Dikmen Nasional 2026 di Gedung Negara
Grahadi, Surabaya, Sabtu (1/8/2026), dan menyerahkan penghargaan kepada para
guru pendamping, pembina, serta tim pemenangan yang dinilai berperan penting
dalam keberhasilan tersebut.
Pada LKS Dikmen Tingkat Nasional
yang berlangsung di Kota Depok, Jawa Barat, kontingen Jawa Timur mengumpulkan
total 30 medali, terdiri atas 18 medali emas, tujuh medali perak, dan lima
medali perunggu. Sebanyak 45 siswa mewakili Jawa Timur dalam kompetisi yang
mempertemukan peserta didik sekolah menengah kejuruan dari seluruh Indonesia.
Piala juara umum diterima Kepala
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, pada acara penutupan
LKS Dikmen Tingkat Nasional, Jumat (31/7/2026).
Dalam sambutannya, Khofifah
mengatakan, capaian tersebut merupakan indikator keseriusan pemerintah daerah
dalam membangun kualitas pendidikan, khususnya pendidikan vokasi yang
berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan dunia kerja.
"Mudah-mudahan prestasi ini menjadi referensi dan bukti keseriusan kita
dalam membangun pendidikan di Jawa Timur. Semoga capaian ini semakin memotivasi
seluruh siswa untuk terus berprestasi, berinovasi, dan membawa nama baik Jawa
Timur di tingkat nasional maupun internasional," ujar
Khofifah.
Selain memberikan penghargaan
kepada guru pendamping dan pembina, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, atas dedikasi
dan komitmennya dalam memperkuat pendidikan vokasi yang dinilai berkontribusi
terhadap keberhasilan kontingen.
Aries mengatakan, keberhasilan
mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku
kepentingan pendidikan. Menurut dia, prestasi tersebut tidak hanya lahir dari
kemampuan para siswa, tetapi juga didukung pembinaan yang berkelanjutan di
sekolah serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri.
"Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan
vokasi di Jawa Timur, mulai dari siswa, guru pembimbing, kepala sekolah, dunia
usaha dan dunia industri, hingga dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kami akan terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi agar mampu mencetak
lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional
maupun global," kata Aries.
Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan
Menengah Tingkat Nasional merupakan agenda tahunan untuk mengukur kemampuan
peserta didik sekolah menengah kejuruan dalam berbagai bidang keahlian. Hasil
kompetisi juga menjadi tolok ukur kualitas pembinaan pendidikan vokasi di
setiap provinsi.
Keberhasilan mempertahankan gelar
juara umum selama empat tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi Jawa Timur
dalam membangun sistem pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada peningkatan
kompetensi, inovasi, dan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Capaian tersebut diharapkan menjadi modal bagi penguatan daya saing sumber daya
manusia Jawa Timur di tingkat nasional maupun global. (Jatim Newsroom).
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


